5 Istilah Penting dalam Dunia Kelistrikan dan Kegunaannya yang Harus Kamu Tahu

Listrik adalah elemen penting dalam hidup yang tidak bisa kita abaikan begitu saja. Bayangkan saja kalau di dunia ini tidak ada listrik, apa yang akan terjadi? Contoh saja, baru-baru ini wilayah Jawa mengalami mati listrik, yang menyebabkan lumpuhnya sinyal, kereta cepat bawah tanah, bahkan ketiadaan listrik bisa mengganggu sektor ekonomi sebuah negara.

Mungkin kita memang tidak akan mengalami mati listrik dalam jangka waktu yang lama. Namun, di rumah, konslet dan gangguan lain adalah hal yang sangat mungkin terjadi, oleh karenanya bukan hanya penyedia jasa instalasi listrik, orang-orang yang bekerja di PLN saja yang harus mengetahui seluk-beluk dunia kelistrikan, kita pun wajib mengetahuinya. Tak harus semua, cukup beberapa alat di bawah ini saja, maka pekerjaan yang berkaitan dengan listrik di rumah akan cepat beres.

Bargainser, Biasanya Ada di Dinding Rumah

 

Bagi kamu yang memakai jasa dan berlangganan PLN, pasti mengetahui beda satu ini. Biasanya ia tertempel di bagian dinding rumah. Namanya Bargainser. Benda ini memuat data identitas (ID) setiap pelanggan seperti nama (untuk memudahkan pencatatan), serta nomor kontak yang bisa dihubungi oleh pihak PLN. Bargainser ini memang hanya bisa dioperasikan oleh para petugas PLN saja. Mengenai jenis, Bargainser terbagi menjadi dua, yaitu umum dan digital, yang biasanya digunakan oleh para pemakai listrik prabayar.

Pengaman Lebur dan Thermal

Selanjutnya ada, pengaman lebur atau kamu lebih mengenalnya dengan nama fuse alias sekering. Sekering ini merupakan komponen pengaman listrik dalam versi lama yang masih menggunakan sistem kawat arus. Untuk sekarang, tak banyak orang yang menggunakan sekering karena sudah digantikan dengan pengaman modern. Selain pengaman sekering, ada pengaman thermal. Dikenal dengan nama Miniature Circuit Breaker (MCB), ia bekerja dengan sistem panas atau thermal. Fungsi MCB ini adalah untuk memutus listrik secara otomatis jika terjadi hubungan arus pendek atau arus listrik berlebih.

Saklar Listrik

 

Saklar Listrik

Semua tau dengan saklar listrik bukan? Ya, kebangetan sih kalau sampai tidak paham. Saklar ini berfungsi sebagai pemutus dan penyambung aliran listrik dari sumbernya. Nah, yang uniknya adalah masih banyak orang yang salah kaprah dengan menyebut saklar sebagai stop kontak, padahal keduanya berbeda jauh. Sederhananya sih, saklar ini merupakan tombol yang biasanya menempel di dinding rumahmu, untuk menghidup dan mematikan lampu.

Fitting Atau Dudukan Lampu

Selanjutnya ada yang namanya fitting alias dudukan lampu. Fitting berasal dari bahasa Inggris, yang artinya memasangkan. Fungsi fitting sendiri adalah untuk memasangkan lampu di dinding atau langit-langit rumah, atau tempat lainnya yang butuh penerangan. Namun, dalam memasang fitting ini harus hati-hati agar tidak terkena setrum. Jika kamu tidak bisa, maka mintalah bantuan para penyedia jasa instalasi listrik atau orang yang berpengalaman di bidang kelistrikan.

Stop Kontak dan Socket

 

Stop Kontak dan Socket

Stop kontak atau sering disebut dengan istilah terminal ataupun colokan. Bentuknya bermacam-macam, dari panjang hingga bulat. Fungsi stop kontak adalah mengantarkan arus listrik dari sumbernya ke dalam perangkat elektronik, seperti hape dan laptop. Sedangkan socket atau Electric Socket juga memiliki fungsi sama seperti stop kontak. Benda yang biasanya dipasang di dinding ini juga berguna untuk mengalirkan listrik menuju berbagi perangkat elektronik yang ada di rumah.

Jadi, jika suatu saat rumahmu mengalami konslet, gangguan listrik, tak perlu jasa kontraktor ME (mekanikal elektrikal) lagi, kamu bisa melakukan dan membenarinya dengan pengalaman dan pengetahuan di dunia kelistrikan yang kamu tahu.

You Might Also Like

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *