5 Perbedaan Besi dan Baja

Perbedaan Besi dan Baja

Besi dan baja sering digunakan dalam dunia konstruksi dan pembangunan. Secara fisik, keduanya terlihat sangat mirip, bahkan ada banyak orang yang sulit membedakan keduanya dan menganggapnya sama. Padahal besi merupakan material yang digunakan untuk membuat baja. Dengan kata lain, baja merupakan produk olahan dari besi.

Perbedaan Besi dan Baja

Besi dan baja terkenal akan kekuatan dan ketahanannya. Oleh karena itu, keduanya tidak hanya digunakan dalam dunia konstruksi, bahkan peralatan dan perkakas yang sering kita gunakan sehari-hari banyak menggunakan dua material ini. Walau sama-sama kuat, namun ada pembeda yang mencolok diantara keduanya. Apa saja itu? Berikut perbedaannya.

1. Material Pembentuknya

Besi adalah material murni yang berasal dari alam. Dalam dunia sains kita sering menyebutnya sebagai Ferrum (Fe). Sedangkan baja terbentuk dari campuran berbagai elemen, seperti besi, karbon, fosfor, silikon, mangan, sulfur, serta sedikit aluminium, nitrogen, dan oksigen. Besi merupakan unsur dasar, sementara baja adalah campuran dari berbagai unsur.

2. Kadar Karbon

Besi memiliki kandungan karbon sebesar 2% – 4%, sementara baja hanya mengandung sekitar 0,2% – 2,1%. Kadar karbon diketahui sangat berpengaruh pada tingkat kekerasan besi dan baja. Semakin tinggi kandungan karbonnya, semakin tinggi pula tingkat kekerasannya.

3. Reaksi Terhadap Karat

Besi sangat mudah teroksidasi dan berkarat. Berbeda dengan baja yang berasal dari campuran berbagai elemen, ia lebih tahan terhadap karat dan tidak cepat teroksidasi.

4. Permukaan dari Besi dan Baja

Perhatikan dengan seksama. Besi cenderung memiliki permukaan luar yang berkarat. Lain halnya dengan baja yang memiliki permukaan mengkilap.

5. Ketersediaan

Besi sejak lama sudah tersedia secara melimpah di alam. Berbeda dengan baja yang harus diolah dan dipadukan terlebih dulu dengan beragam elemen sebagai pembetukannya.

Fungsi Besi dan Baja dalam Dunia Konstruksi

Fungsi Besi dan Baja

Besi dan baja ringan banyak sekali digunakan sebagai material dalam membuat peralatan elektronik, kendaraan, mesin, dan sebagainya. Paling sering penerapannya kita lihat dalam proyek pembangunan. Berikut ini beberapa fungsi besi dalam dunia konstruksi dan pembangunan.

1. Pondasi Rumah

Pondasi haruslah kuat. Jika tidak, rumah maupun gedung yang dibangun akan runtuh. Oleh karena itu dibutuhkan besi untuk menyokong pondasi agar dapat berdiri kokoh.

2. Rangka Atap

Sama halnya dengan pondasi rumah, jika rangka atap tidak kuat, maka atap rumah dapat runtuh. Disarankan sekali agar atap menggunakan rangka besi dibanding rangka kayu.

3. Bahan untuk Material Alat Berat

Seperti yang sering kita lihat, mesin traktor, derek, mesin bor, dan penggiling jalan menggunakan bahan material dari besi. Jika tidak ada besi, mungkin alat-alat yang sangat berguna itu tidak akan ada hingga saat ini.

4. Pipa Besi

Berbeda dengan pipa plastik, pipa besi jauh lebih aman dan mampu mengalirkan air dalam tekanan yang tinggi.  Selain itu pipa besi juga jarang sekali mengalami kebocoran.

5. Alat Perkakas

Banyak sekali alat perkakas yang bisa dibuat dari besi. Karena selain kuat, besi dapat dimodifikasi menjadi berbagai macam alat.

Adapun fungsi dari baja yaitu, diantaranya;

1. Rel Kereta Api

Rel kereta api dibuat dari baja. Rel sangat rentan dengan tekanan yang sangat tinggi, terutama ketika ada kereta yang sedang melintas. Maka dari itu, rel perlu menggunakan bahan yang sangat kuat dan ketahannya tinggi untuk bisa dioperasikan.

2. Rangka Jembatan

Jembatan tentunya harus dibangun dengan kuat dan kokoh. Oleh karena itu, orang-orang banyak menggunakan baja sebagai rangka pembentukan jembatan.

You Might Also Like

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *