Beragam Manfaat Kaca Tempered untuk Struktur Bangunan

Manfaat Kaca Tempered untuk Struktur Bangunan

Kaca bukanlah material baru di dalam dunia konstruksi bangunan. Kaca tak hanya lazim digunakan sebagai ornamen tetapi juga sebagai struktur bangunan.  Sejak ribuan tahun lalu, para arsitek telah menggunakan kaca untuk membangun infrastruktur umum.

Penggunaan kaca makin meluas karena kelebihannya yang dapat mengantarkan cahaya dan panas ke dalam ruangan.  Tentu tak semua jenis kaca cocok digunakan sebagai penyokong bangunan.  Kaca khusus ini tergolong ke dalam jenis kaca struktural, salah satunya adalah kaca tempered.  Meski tergolong mahal, harga kaca tempered 10 mm cukup sesuai dengan kemampuannya menahan beban yang melebihi kaca biasa.

Manfaat Penggunaan Kaca Tempered

Kaca tempered dibuat dengan menggunakan teknik pemanasan seragam dan pendinginan cepat.  Setelah dilebur hingga mencapai suhu 6500C, kedua permukaan kaca dialiri udara sehingga terjadi proses pendinginan dengan cepat.  Perlakuan ini akan menyebabkan tekanan pada bagian permukaan (state of compression) dan tarikan pada bagian dalam kaca (state of tension).  Kaca tempered dibuat dalam ukuran 1,829 x 3,658 m dengan ketebalan antara 5,35 mm hingga 31,75 mm.

Pada ketebalan yang sama, kekuatan kaca tempered mencapai 4-5 kali lebih kuat dibanding kaca pada umumnya. Saat menerima muatan berlebih, kaca tempered tidak langsung pecah.  Kaca tempered akan mengalami perubahan bentuk yakni bengkok, terpelintir, atau melendut.

Saat kaca tempered pecah, bagian-bagian kaca akan terurai menjadi butiran halus sehingga tidak membahayakan orang di sekitarnya.  Kelebihan lain dari kaca ini adalah dapat menahan tekanan dari perubahan suhu yang ekstrem, yakni 2500C.  Sedangkan, kaca normal hanya mampu bertahap pada suhu 400C.

Harga kaca tempered 10 mm di Vertuglass.com sangat sesuai dengan beragam manfaat dan kemampuan menahan beban yang dimilikinya.  Kaca jenis ini mampu menahan badai dan cuaca ekstrem sehingga coock digunakan sebagai penyusun struktur bangunan.  Beberapa bentuk struktur yang bisa dibentuk menggunakan kaca tempered 10 mm adalah portal, frame, arch, shell, dan space frame.

Sifat-Sifat Kaca

Kaca adalah material yang tembus pandang.  Dalam penerapannya, harga kaca tempered 10 mm terpasang dapat disesuaikan dengan kebutuhan pengguna.  Kaca dapat dibuat tidak tembus pandang atau buram.  Kaca juga dapat diwarnai sesuai dengan keinginan dan kebutuhan.

Kaca bersifat meneruskan cahaya dan panas matahari karena sifatnya yang tembus pandang.  Kaca juga dapat memantulkan cahaya hingga ke seluruh ruangan.  Sifat ini dapat membantu menghemat kebutuhan listrik untuk ruangan saat siang hari.

Seperti kayu, kaca bersifat isolator dan tahan akan zat-zat kimia.  Pada umumnya, kaca memang rapuh namun dapat bersifat elastis saat mendapatkan tekanan.  Sifat elastis yang menguntungkan ini sesuai dengan harga kaca tempered 10 mm.  Bangunan yang terdiri dari banyak kaca akan memiliki kesan modern, elegan, megah, mewah, dan bersih.

Sejarah Penggunaan Kaca dalam Infrastruktur

Meski tak bisa dipastikan kapan dan di mana pertama kali kaca digunakan.  Sejak sebelum abad ke 17, yakni pada masa Mesopotamia dan Egypt, material kaca telah digunakan untuk sebagai ornamen biara dan gereja.  Bangsa Jerman berhasil memproduksi kaca lembaran pada abad ke 11, disusul kemudian oleh Venezuela pada abad ke 13.

Penggunaan kaca sebagai bahan bangunan mulai marak pada abad ke 17.  Masyarakat umum pun mulai menggunakan material kaca untuk bangunan-bangunan mereka.  Akhir abad 19 kaca telah dugunakan sebagai pembungkus rangka bangunan.  Hal ini merupakan awal terjadinya perubahaan pola dinding batu bata ke material kaca.  Perkembangan proses produksi kaca dan ilmu arsitektur menyebabkan material kaca mulai marak digunakan dalam desain bangunan pada abad ke 20.

You Might Also Like

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *