Khawatir Kamar Mandi Bocor? Pastikan 4 Hal Berikut Dilakukan!

Kamar Mandi Bocor

Kamar mandi merupakan tempat yang identik dengan kondisi basah karena air yang selalu digunakan untuk membersihkan diri. Oleh sebab itu, dalam proses pembuatannya dibutuhkan perlakukan khusus seperti melakukan proses waterproofing membrane pada lantai agar kamar mandi tahan terhadap air dan tidak bocor. Terlebih bagi kamar mandi di lantai atas, jika mengalami kebocoran akan menimbulkan bercak pada plafon yang ada di lantai bawah.

Solusi Menghilangkan Kekhawatiran Kamar Mandi Bocor

Untuk menghilangkan kekhawatiran anda pada kamar mandi yang rentan mengalami kebocoran, ada beberapa langkah yang bisa dilakukan. Tentunya hal ini diterapkan sebelum melakukan pembuatan kamar mandi sebagai langkah pencegahan, diantaranya.

1. Pemasangan Sambungan Knie Paralon yang Teliti

Pemasangan Sambungan Knie Paralon
Source via: Kompas.com

Seringkali kebocoran kamar mandi terjadi karena pemasangan knie paralon air yang kurang teliti. Oleh sebab itu ketika melakukan pemasangan anda harus hati-hati dan memastikan sambungannya rapat. Jika menggunakan jasa kontraktor, ingatkan kembali pekerja agar melakukan pemasangan dengan teliti.

Jika takut menyinggung, lakukan pengawasan langsung ketika proses pemasangan, tentunya dengan berbekal pengetahuan yang cukup tentang pemasangan knie paralon yang benar. Dengan demikian, pencegahan kebocoran dari saluran air bisa teratasi dan kamar mandi aman digunakan dalam jangka panjang.

2. Proses Pemasangan Keramik yang Sesuai Standar Pengerjaan

Pemasangan Keramik
Source via: Ndikhome.com

Pemasangan keramik kamar mandi tidak bisa dilakukan tanpa ahli yang sudah berpengalaman seperti menggunakan jasa waterproofing untuk melapisi lantai. Oleh sebab itu jangan mencoba memasang sendiri jika tidak memiliki pengalaman dalam pengerjaannya.

Langkah pemasangan keramik yang sesuai standar diawali dengan melakukan pembersihan lantai dari kotoran yang menyumbat struktur tanah. Setelah itu, lapisi permukaan lantai dengan campuran semen, pasir dan air, serta dilengkapi sica grouting agar aman terhadap kebocoran

Proses pelapisan lantai sebelum memasang keramik ini harus dilakukan secara sistematis, dan berurutan. Jika salah satu terlupakan, atau tidak dilakukan dengan cermat, maka anda patut khawatir akan terjadi kebocoran di kemudian hari.

3. Melakukan Pelapisan Waterproofing

Langkah selanjutnya yang paling ampuh untuk menghilangkan kemungkinan kamar mandi bocor adalah melakukan proses waterproofing. Di mana proses ini dilakukan dengan cara melapisi lantai dengan bahan tertentu agar lebih tahan terhadap air.

Waterproofing mempunyai banyak jenis, seperti waterproofing coating, membrane, self adhesive, integral, dan crystallizing. Namun yang paling baik digunakan pada kamar mandi adalah waterproofing membrane yang diaplikasikan dengan cara dibakar. Untuk melapisi kamar mandi, maka letak pelapisnya di bawah semen yang ditempelkan ubin.

4. Melakukan Tes Kebocoran

Walaupun semua tahap pemasangan sudah dilakukan dengan teliti dan sesuai prosedur, anda wajib melakukan tes kebocoran sebelum menggunakannya. Caranya dengan menggenangi lantai dengan air dan diukur beberapa sentimeter, lalu diamkan beberapa hari. Lakukan pemeriksaan secara rutin terkait ketinggian air, apakah masih sama atau berkurang.

Jika volume air masih sama, maka bisa dipastikan tidak terjadi kebocoran, selain itu anda juga bisa melihat kenampakan lantai, atau plafon yang ada di bawahnya. Apabila terdapat bercak atau lembab, maka bisa dipastikan kamar mandi masih bocor dan perlu perbaikan. Tes kebocoran ini bisa anda praktikkan secara mandiri, jika pekerja yang membangun kamar mandi tidak melakukannya.

Dengan melakukan proses pembuatan lantai kamar mandi yang baikĀ  dan memperhatikan 4 hal di atas, maka anda tidak perlu khawatir kamar mandi mengalami kebocoran. Terlebih jika menggunakan jasa waterproofing yang berpengalaman dan sudah terbukti bisa melakukan proses pelapisan dengan teliti.

You Might Also Like

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *