Punya Anak Balita? Cegah Anak Anda Masuk ke Dapur Dengan Cara Ini!

Memiliki seorang anak tentunya menjadi suatu kebahagiaan buat orang tua dan keluargaanya. Anak dipercaya akan membawa keberkahan bagi seluruh anggota keluarga dan menambah rezeki bagi orang tuanya. Selain itu, keberadaan seorang anak juga bisa menjadi pelipur lara bagi kedua orang tuanya. Di saat orang tua lelah, melihat anak mereka akan menjadi suatu kebahagiaan tersendiri, terutama setelah seharian bekerja.

Namun, semua kebahagiaan itu akan mulai “terganggu” ketika si anak sudah mulai memasuki usia balita. Apalagi, ketika anak memasuki usia tiga sampai lima tahun di mana mereka mulai banyak bergerak dan ingin tahu segala sesuatu hal dan mengeksplorasi hal baru. Sebagai contoh mereka suka mencoret-coret wallpaper yang dibeli di toko wallpaper dan kadang juga merusaknya.

Namun, tidak ada salahnya ketika anak anda berjalan ke sana kemari di sekeliling rumah atau mencoret wallpaper yang anda beli di toko wallpaper dinding kepercayaan anda. Hal itu merupakan sesuatu yang normal ketika seorang anak memasuki usia balita. Yang menjadi faktor utama keselamatan anak ketika berada di rumah adalah faktor perhatian orang tua kepada si anak.

Yang lebih berbahaya adalah misalnya si anak suka datang ke tempat yang tak seharusnya mereka datangi karena berbahaya, misalnya saja dapur atau garasi yang di sana terdapat banyak benda berbahaya dan juga sangat rawan apabila dapat dijangkau oleh si buah hati. Sudah ada banyak kasus orang tua yang menyesal karena anaknya terluka atau bahkan kehilangan nyawa karena keteledoran mereka yang membiarkan anaknya main di sekitar dapur.

Lalu, bagaimana caranya agar mencegah anak kita masuk ke dapur? Yuk, ikuti caranya dan jauhkan anak anda dari bahaya dan merusak wallpaper yang anda beli di toko wallpaper dinding kesayangan anda!

Buat Pintu Untuk Dapur Anda

Ketika anda sudah memiliki seorang anak yang berada pada masa balita, anda harus menyadari kalau anak anda sudah berada pada masa di mana dia sangat aktif. Kesadaran itu juga baiknya anda aplikasikan ketika anda memiliki sebuah rumah. Anda harus tahu bahwa keamanan anak adalah hal utama dan membuatkan pintu untuk dapur anda merupakan salah satu pilihan bijak demi menghindari anak anda masuk ke dalam dapur dan menggunakan barang tajam seperti pisau atau terkena api ketika memasak

Pengaplikasian pintu dapat menjadi jawaban yang tepat untuk mengatasi masalah ini. Kalau misalnya memang dapur anda tidak memungkinkan untuk menggunakan pintu, anda dapat menggunakan kayu triplek untuk menghalangi anak anda masuk ke dalam dapur anda.

Letakkan Dapur Jauh dari Jangkauan Anak Anda

Ketika anda sedang berencana membuat rumah atau membeli rumah, ada baiknya anda membuat atau memilih letak dapur yang jauh dari jangkauan anak. Misalnya, letakkan ruang bermain anak anda di bagian tengah rumah dan buat dapur berada di bagian belakang, sehingga anak akan sulit untuk menjangkaunya. Selain itu, buatlah ruang bermain atau kamar tidur anak anda tidak membosankan agar ia tidak pergi jauh dari tempatnya itu. Buat kamar anak lebih menarik dengan mengaplikasikan wallpaper yang anda beli dari toko wallpaper langganan anda.

Beri Pengertian Kepada Anak

Seberapa pun anda berusaha agar anak anda tidak bermain ke dapur, pengawasan dan penjelasan kepada anak akan menjadi cara paling ampuh agar anak anda tidak berani untuk menghampiri dapur. Jelaskan bahayanya bermain ke dapur dengan anak anda dan beri penjelasan secara menyenangkan.

You Might Also Like

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *