Sejarah Gaya Interior Skandinavian yang Sederhana Namun Elegan

Sejarah Gaya Skandinavian

Desain gaya interior kian berkembang dari masa ke masa. Desain gaya interior tidak saja mempengaruhi desain interior secara estetika juga fungsi dan nuansa. Pemilihan berbagai variasin material dan gaya, menciptakan karya desain interior yang berbeda. Karpet roll yang dipilih untuk desain interior klasik, tentu berbeda dengan yang digunakan pada desain interior minimalis modern.

Banyak gaya desain interior yang tren dan menghilang, namun tidak sedikit juga yang bertahan dan berkembang, seiring perjalanan jaman. Bahkan, jalinan sejarah antara bangsa-bangsa di dua belahan dunia berbeda, bisa saling mempengaruhi gaya hidup dan gaya desain interior hunian.

Desain gaya Skandinavia, merupakan gaya Eropa yang mendunia dan bertahan hingga saat ini. Sangat menarik, jika kita simak sejarahnya. Serta bagaimana gaya desain ini, masih bertahan dan tak pernah ketinggalan jaman.

Asal Gaya Desain Skandinavian

 

Dari namanya, Anda pasti sudah mengira, bahwa gaya Skandinavian merupakan sebuah gaya desain interior yang berasal dari negara-negara Skandinavia. Yakni negara-negara yang terletak di Eropa Timur seperti Norwegia, Finlandia, Swedia, Denmark dan Islandia. Gaya desain interior ini, sangat dipengruhi oleh gerakan modernis dan gerakan Bauhaus. Hal ini ditandai dengan fungsi dan produksi secara massal namun tanpa mengurangi kualitas produk atau mengorbankan estetika. Termasuk pada berbagai interior dan dekorasi seperti karpet roll, sofa, lemari dan sebagainya.

Negara-negara Skandinavia sangat akrab dengan musim dingin yang sangat panjang dengan sinar matahari yang begitu minim. Maka tidaklah mengherankan, jika gaya desain Skandinavian tampak begitu bersih, terang, praktis serta ringan. Selain itu, sesuai dengan gaya hidup orang-orang Skandinavian yang hidup dengan alam. Pemanfaatan warna-warna dan unsur alami juga memegang peranan penting dalam menciptakan gaya Skandinavian.

Munculnya Istilah Gaya Skandinavian

Sekitar tahun 1950-an, desain arsitektur Skandinavia mulai diperkenalkan pada pameran-pameran di Amerika dan juga Kanada. Pada saat itu, gaya desain interior dan cara hidup orang-orang Skandinavia diperkenalkan. Mulai dari gaya hidupnya dan desain interiornya yang terinspirasi dari iklim udara yang dingin bersalju, serta begitu alamiah dan indah. Penggunaan kayu dan unsur alamiah lainnya dalam ruangan.

Selain itu, wilayah Skandinavia (pada saat itu) memiliki kesulitan dalam mengimpor barang, selain itu biaya produksi sangat tinggi serta adanya kesulitan ekonomi. Sehingga ornag-orang Skandinavia memanfaatkan potensi lokal (alam) mereka, mengutamakan fungsi produk dan keterbatasan pada desain yang terlalu ‘wah’ serta berbagai kerajinan. Memilih harga karpet roll murah dengan satu warna monokrom, bisa menjadi contoh produk yang cocok untuk dekorasi interior Skandinavia.

Baca juga: 5 Upaya Ini Efektif Cegah Kecelakaan Tabrak Pintu Kaca

Namun hal itu kini menjadi kelebihan desain Skandinavia. Selain pemilihan furnitur yang sederhana dan memikat, unsur alaminya memberikan kenyamanan. Belum lagi, desain interior Skandinavian memberikan kebebasan ruang gerak yang luas. Interior Skandinavian juga efisien, termasuk dalam hal biaya. Karena itulah, hingga saat ini, desain gaya Skandinavian tetap bertahan di berbagai belahan dunia.

Menciptakan Gaya Skandinavia

Untuk menciptakan gaya Skandinavia tidaklah sulit. Pilihlah berbagai produk dan dekorasi yang sederhana, fungsional, dan alami.

Material Kayu

Desain Skandinavian memasukkan bayang unsur kayu dalam interiornya. Baik sebagai interior bangunan seperti lantai dan atap, juga furnitur (meja, kursi, lemari, dll). Tampilannya sangat alami, bahkan tidak jarang kayu tidak difinishing.

Pemilihan Warna Bersih dan Natural

Pemilihan warna bersih dan natural seperti putih dan abu-abu, sangat mendominasi desain Skandinavian. Anda bisa menemukan ruangan yang hampir seluruh cat dan interiornya berwarna putih, termasuk karpet roll, pad desain Skandinavian. Jika Anda menginginkan ruangan lebih berwarna, piliha warna lembut atau warna pastel seperti biru langit.

Plafon Tinggi &Jendela Besar

Desain Skandinavian yang tumbuh di wilayah minim sinar matahari, membuatnya ‘haus’ akan pencahayaan alami dari sinar matahari. Maka plafon tinggi dengan jendela besar dari lantai hingga ke langit-langit, merupakan salah satu ciri desain gaya Skandinavian.

You Might Also Like

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *